K-pop Band BTS Alamat PBB Dengan Permohonan Kepada Orang-Orang Muda

k-pop band bts alamat pbb dengan permohonan kepada orang-orang muda

Band beranggotakan tujuh orang, yang tahun ini menjadi grup K-pop pertama yang menduduki puncak tangga album Billboard 200, membuat permohonan yang menggebu-gebu di PBB agar para pemuda menemukan suara mereka untuk membantu membentuk masa depan. Ke 193 negara anggota PBB sepakat tiga tahun lalu dengan satu set ambisius 17 tujuan global yang dirancang untuk menaklukkan kemiskinan, kesengsaraan dan  ketidaksetaraan internasional lainnya dengan batas waktu 2030.

Para pegiat telah menekankan perlunya generasi muda untuk terlibat, dengan dana UN anak-anak UNICEF memperkirakan populasi global remaja dan orang muda yang sudah mencapai 2 miliar pada 2030. Pemimpin BTS Kim Nam-joon, alias RM, berbicara untuk kelompok untuk membantu meluncurkan kampanye UNICEF yang disebut “Generation Unlimited”, menguraikan isu-isu yang mereka, penggemar dan orang muda di seluruh dunia hadapi saat ini dan kebutuhan untuk melangkah.

“Saya sangat ingin mendengar suara dari Anda, saya ingin sekali mendengar keyakinan Anda. Tidak terlalu peduli dari mana Anda semua berasal, identitas gender,¬†warna kulit, hanya berbicara sendiri. Temukan nama Anda hingga temukan suara Anda,” kata Namjoon, 24.

Pidato itu, yang dibagikan oleh akun Twitter UNICEF, menjadi viral di media sosial dengan lebih dari 148.000 retweet dan 254.000 suka. BTS, yang dibentuk lima tahun lalu, menduduki 2018 daftar Forbes Korea Power Celebrity yang menempati peringkat selebritis Korea Selatan yang paling kuat dan berpengaruh. Ini adalah band K-pop pertama yang berbicara di setiap pertemuan tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Bintang YouTube Lilly Singh, Duta Besar Goodwill UNICEF, juga muncul di acara # Youth2030 bersama BTS, diawasi oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Kelompok Bank Dunia yakni Jim Yong Kim, yang merupakan Korea-Amerika.

“Kaum muda membentuk 25 persen dari populasi tetapi 100 persen dari masa depan,” kata Singh kepada sidang ke-73 Majelis Umum PBB.

UNICEF mengatakan “Generasi Tidak Terbatas” adalah kampanye untuk menjadikan setiap orang muda dalam pendidikan, pelatihan atau pekerjaan pada tahun 2030. Dikatakan kurangnya pendidikan telah menahan jutaan orang muda sementara juga mengancam kemajuan dan stabilitas.

“Semua bentuk harapan kami yaitu untuk dunia yang berubah menjadi lebih baik dengan bergantung pada anak-anak muda,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan.

“Pembangunan yang berkelanjutan, perdamaian, hak asasi manusia dan keamanan hanya dapat dicapai apabila kita semua mampu memberdayakan para anak muda ini sebagai pemimpin, dan meyakinkan mereka untuk melepaskan semua potensi penuh dalam diri mereka.”